Perusahaan Tunggal

Jarak tak lagi jadi kendala, pelatihan kultur jaringan online dan offline dari DaFa Teknoagro Mandiri memberikan pengalaman baru belajar kultur jaringan langsung dari laboratorium skala industri.

Saat ini bisnis kultur jaringan memiliki potensi yang besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan bibit dengan kualitas unggul yang seragam dan bisa diproduksi massal dalam waktu relatif singkat. Teknik kultur jaringan bisa digunakan untuk aneka jenis tanaman, seperti pisang, kentang, tanaman industri, ragam tanaman hias, hingga memperbanyak tanaman hias hasil persilangan. Oleh sebab itu, potensi bisnis kultur jaringan masih terbuka luas di sektor pertanian.
Tidak hanya mendapat ilmu, modul dan sertifikat, melalui pelatihan kultur jaringan skala industri, DaFa Teknoagro Mandiri memberi ruang temu bagi peserta dari berbagai latar belakang untuk saling berkolaborasi dalam membangun bisnis pertanian yang sehat.

Hingga Agustus 2025, DaFa Teknoagro Mandiri sudah membuka 3 batch kelas pelatihan online & offline. Peserta online dan offline mendapat kesempatan yang sama untuk belajar kultur jaringan dan berdiskusi langsung dalam sesi pelatihan selama kurang lebih 8 jam. Seluruh peserta belajar bagaimana membangun kultur jaringan skala industri mulai dari mengenal teori dasar kultur jaringan, praktik tahapan kultur jaringan, melihat langsung aktivitas lab dan nursery skala industri dan diskusi bersama ahli kultur jaringan bersertifikat.

Rekam jejak DaFa sebagai pionir industri kultur jaringan selama lebih dari 30 tahun juga dibagikan selama sesi pelatihan. Hal ini bisa menjadi gambaran bagi peserta yang ingin melihat perkembangan industri kultur jaringan di Indonesia hingga saat ini. Harapannya melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapat ilmu kultur jaringan, namun bisa mendapat peluang bisnis pertanian dari hulu hingga hilir. (FK)